Semarang, 15 Agustus 2024 – Environmental Reasearh Center sukses menggelar kegiatan sosialisasi dengan judul “Pembuatan Kompos, Biopori, dan Ecobrick”, yang telah dilaksanakan pada Rabu, 07 Agustus 2024 di The Green Royal Gedawang RT 11 RW 2 Kelurahan Gedawang Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Acara ini berhasil menarik perhatian lebih dari ibu-ibu pkk yang tertarik dengan inovasi tentang pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini akan membahas tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan melalui pembuatan kompos, biopori, dan ecobrick. Para peserta akan diajarkan tentang cara membuat kompos dari sampah organik, mengoptimalkan penggunaan biopori untuk meningkatkan kesuburan tanah, serta mengubah sampah plastik menjadi ecobrick yang ramah lingkungan. Pembuatan kompos dimulai dengan menyiapkan bahan organik, memilah bahan yang kaya karbon dan nitrogen, membuat tumpukan, menjaga kelembapan, mengaduk secara berkala, dan menunggu hingga kompos matang. Sedangkan, pembuatan biopori melibatkan penentuan lokasi, pembuatan lubang dengan kedalaman dan diameter yang sesuai, pengisian lubang dengan sampah organik, serta pemeliharaan agar tidak tersumbat sementara pembuatan ecobrick dimulai dengan mengumpulkan dan membersihkan sampah plastik, memasukkannya ke dalam botol plastik bekas, memadatkannya, dan kemudian menggunakan ecobrick untuk berbagai proyek kreatif atau bahan bangunan.
Pembuatan kompos, biopori, dan ecobrick adalah tiga teknik sederhana namun sangat efektif untuk mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan. Kompos membantu mengurangi sampah organik dan meningkatkan kesuburan tanah, biopori berperan dalam mengatasi banjir dan meningkatkan resapan air, sementara ecobrick memberikan solusi untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi material yang berguna. Melalui penerapan ketiga teknik ini, diharapkan masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan.
