
Semarang — Yayasan Environmental Research Center (YERC) menyelenggarakan Program Magang di Bidang Riset dan Pengabdian Masyarakat pada Juni–Agustus 2025, diikuti 5 mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi riset terapan sekaligus memperluas dampak pengabdian masyarakat terkait pengelolaan sampah dan limbah.
Dalam aspek riset, peserta mengerjakan studi berjudul “The Generation of Slow-release Crystal Fertilizer from Landfill Leachate through Multi Stage Recovery Processes.” Penelitian ini berfokus pada recovery ammonium phosphate dari limbah lindi melalui metode presipitasi struvite, yang dapat menurunkan beban pencemarsekaligus mengonversi nutrien terlarut menjadi pupuk kristal lepas-lambat (slow-release). Melalui tahapan pemulihan berjenjang (multi-stage recovery), riset ini menargetkan efisiensi penangkapan nutrien yang lebih tinggi serta peluang pemanfaatan hasilnya di sektor pertanian.
Pada ranah pengelolaan sampah organik, para peserta magang melakukan praktik pembuatan kompos sebagai bentuk penerapan ekonomi sirkular dari skala sumber. Kegiatan ini dilengkapi dengan edukasi dan sosialisasi bagi pelajar di SMA 11 Kota Semarang dan SMK Pelita Nusantara 1 Kota Semarang, mencakup materi pengolahan sampah organik (komposting dan budidaya maggot) serta pengolahan sampah anorganik (daur ulang dan gasifikasi). Sesi ini bertujuan membangun literasi lingkungan sejak dini dan mendorong partisipasi generasi muda dalam pengurangan sampah dari hulu.
YERC menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 5 mahasiswa magang Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro atas dedikasi dan kerja kerasnya selama program berlangsung, serta kepada pihak sekolah dan seluruh mitra yang telah mendukung kegiatan edukasi. Semoga ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama magang dapat bermanfaat bagi pengembangan akademik, karier, dan kontribusi para peserta di masa depan.


Leave a comment